Diancam Dibunuh, Rosa Ingin Bersaksi Lewat Teleconference

Diancam Dibunuh, Rosa Ingin Bersaksi Lewat Teleconference

- detikNews
Kamis, 12 Jan 2012 14:17 WIB
Diancam Dibunuh, Rosa Ingin Bersaksi Lewat Teleconference
Jakarta - Terpidana 2,5 tahun kasus suap Wisma Atlet, Mindo Rosalina Manulang, tertekan setelah diancam dibunuh. Mantan anak buah Nazaruddin ini ingin meminta izin pengadilan untuk bersaksi melalui teleconferece.

"Rencananya kami akan mengirim surat ke pengadilan untuk meminta izin agar Bu Rosa diberikan kesempatan untuk bersaksi lewat teleconference," kata pengacara Rosa, Muhammad Iskandar, usai bertemu dengan Komisioner LPSK di Gedung LPSK, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2012).

Menurut dia, permohonan teleconference ini karena Rosa mengalami pertentangan batin apabila hadir di sidang. "Antara Rosa dan Nazar kan Rosa pernah menjadi karyawan atau setidaknya Nazar pernah menghidupi Ibu Rosa. Jadi Rosa sangat tertekan apalagi sekarang ada ancaman," ujar dia.

Iskandar menjelaskan pertemuan 3 jam dengan Komisioner LPSK untuk mengetahui langkah-langkah yang diambil LPSK untuk Rosa. "LPSK sudah jauh hari melakukan pemantauan dan supervisi terhadap Ibu Rosa. Mereka sudah proporsional melakukan pemantauan," kata dia.

Pengancam Rosa disebut-sebut adalah kerabat Nazaruddin berinisial NSR dan HSY. Sementara itu pengacara Nazaruddin, Elza Syarief, membantah kliennya terlibat dalam ancaman pada Rosa. Dia malah menuding, mungkin saja sang 'Ketua Besar' yang hendak dibongkar Rosa, yang melakukan ancaman.

(aan/nrl)


Berita Terkait