"Dengan segala kerendahan hati disertai permohonan maaf kepada Pimpinan Dewan, kiranya tidak pada tempatnya saya menanggapi alasan-alasan spesifik yang dikemukakan oleh Bapak Prijanto, baik yang disampaikan pada ranah publik maupun di hadapan Pimpinan Dewan yang terhormat," kata pria yang akrab disapa Foke ini usai rapat gabungan dengan pimpinan DPRD DKI Jakarta yang berlangsung tertutup di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2012).
"Saya berpendapat, hal ini semata-mata untuk menghindarkan bias persepsi atau kekeliruan penafsiran yang dapat menimbulkan polemik lebih lanjut," ujar pria berkumis ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Foke juga menyampaikan 12 jabatan lain yang selama ini diemban Prijanto selain sebagai wakil gubernur.
"Saya menyayangkan pengunduran diri Wakil Gubernur menjelang penuntasan masa bhakti yang berakhir pada bulan Oktober 2012," katanya.
Sepeninggalan Prijanto, Foke berjanji akan menuntaskan agenda pemerintahannya sampai Oktober 2012. Ia pun memastikan masyarakat Jakarta akan tetap mendapatkan pelayanan terbaik. "Insya Allah, saya akan menuntaskan pengabdian sampai batas akhir masa jabatan bulan Oktober 2012 sebagaimana yang ditetapkan oleh Undang-Undang," janjinya.
Meski berpisah di ujung jalan, Foke mengapresiasi kerja sama yang dijalankannya bersama Prijanto selama 4 tahun ini. "Bersama Beliau, memimpin ibukota dengan segala suka dan duka, merupakan pengalaman tersendiri bagi saya pribadi. Banyak prestasi yang patut dicatat," ujarnya.
"Bapak Prijanto sebagai warga dan tokoh masyarakat ibukota, saya mengharapkan kiranya tetap memberikan masukan dan dukungan untuk kemajuan Kota Jakarta ke depan," tandas Foke.
(lia/aan)











































