Ada Pola Tidak Masuk Akal di Proyek-proyek DPR

Ada Pola Tidak Masuk Akal di Proyek-proyek DPR

- detikNews
Kamis, 12 Jan 2012 12:35 WIB
Ada Pola Tidak Masuk Akal di Proyek-proyek DPR
Jakarta - Sejumlah proyek di DPR selalu menuai kecaman karena anggaran yang dikeluarkan dinilai terlalu besar. Dari situ, terlihat ada pola yang sama dalam setiap proyek yang dilakukan oleh Setjen DPR, yakni pola tidak masuk akal.

"Ada kecenderungan dan pola yang relatif sama terjadi bahwa proses pengambilan kebijakan di bidang anggaran yang seringkali polanya tidak masuk akal," ujar pengamat politik Charta Politika Indonesia, Arya Fernandes, kepada detikcom, Kamis (12/1/2012).

Arya menambahkan setiap proyek di DPR hampir selalu mendapat tanggapan negatif dari publik. Selain kurang transparan, Setjen DPR terkesan mengada-ada terkait setiap proyek yang dikerjakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari analisis media yang kita lakukan, nada pemberitaan media massa terkait renovasi parkir, toilet dan ruangan banggar cenderung negatif," imbuhnya.

Menurut Arya bila DPR tak sungguh-sungguh memperhatikan persepsi publik dan media, citra DPR akan semakin tenggelam. Bila DPR tidak serius memperhatikan pemberitaan media massa, DPR akan menjadi bulan-bulanan.

"Pada saat yang sama, bila DPR hanya setengah hati memperhatikan persepsi publik, citra DPR akan terus melorot ke titik terendah," ungkapnya.

Arya menambahkan untuk mengevaluasi kinerja wakil rakyat dapat dilakukan melalui pembuatan indeks atau skala prestasi. Hal itu penting sebagai bahan evaluasi publik pada pemilu legislatif 2014.

"Saya kira untuk mengevaluasi kinerja anggota Dewan dapat dimulai dengan membuat indeks prestasi dan capaian setiap anggota, baik pada level komisi dan fraksi. Indeks tersebut bisa menjadi ukuran untuk pemilu legislatif 2014 mendatang. Anggota yang berhasil layak diberi apresiasi, sementara anggota yang gagal, layak diberi hukuman," tutup Arya.

Sejumlah proyek di DPR menjadi soroton publik karena besarnya anggaran yang dikeluarkan. Proyek-proyek tersebut antara lain pembangunan gedung mewah DPR, pengadaan finger print, renovasi toilet, renovasi parkir motor dan yang terbaru adalah renovasi ruang rapat anggota Banggar.

(vit/nwk)


Berita Terkait