"KPK perlu cara yang luar biasa untuk mengusut proyek-proyek di DPR," ujar peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Oce Madril, kepada detikcom, Kamis (12/1/2012).
Oce mengatakan cara luar biasa itu salah satunya adalah dengan menyadap dan menangkap tangan para mafia anggaran yang bermain dalam setiap proyek di DPR. Menurut Oce, sejauh ini belum ada satupun proyek di DPR yang diduga bermasalah ditangani oleh KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oce menambahkan KPK memiliki peluang untuk membongkar proyek-proyek bermasalah yang banyak disorot publik. KPK juga dinilai tidak memiliki hambatan apapun termasuk secara politis dalam menangani kasus dugaan proyek bermasalah di DPR.
"Jadi mestinya KPK punya peluang membongkar proyek yang dari dulu dicurigai bermasalah. Itu tantangan bagi KPK," tegasnya.
Sejumlah proyek di DPR menjadi soroton publik karena besarnya anggaran yang dikeluarkan. Proyek-proyek tersebut diantaranya, pembangunan gedung mewah DPR, pengadaan finger print, renovasi toilet, renovasi parkir motor dan yang terbaru adalah renovasi ruang rapat anggota Banggar.
(mpr/vit)











































