Diancam Dibunuh, Rosa Kini Tak Lagi 'Menginap' di Pondok Bambu

Diancam Dibunuh, Rosa Kini Tak Lagi 'Menginap' di Pondok Bambu

- detikNews
Kamis, 12 Jan 2012 11:57 WIB
Diancam Dibunuh, Rosa Kini Tak Lagi Menginap di Pondok Bambu
Jakarta - Mindo Rosalina Manulang, terpidana 2,5 tahun kasus suap Wisma Atlet, tak lagi menghabiskan hari-hari penahanannya di Rutan Pondok Bambu, Jaktim. Salah satu alasannya, karena insiden masuknya sejumlah orang ke Rutan pada malam hari dan menebar ancaman ke Rosa.

Rosa kini ketakutan. Ancaman pembunuhan yang disebut pengacaranya, M Iskandar, datang dari NSR dan HSY, membuat ibu satu anak itu tertekan.

"Ibu Rosa kini tidak lagi di Pondok Bambu," jelas Iskandar saat dihubungi detikcom, Kamis (12/1/2012).

Iskandar enggan menyebut di mana kliennya berada. Namun dia menegaskan, Rosa aman di tangan KPK dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Bila terus berada di Pondok Bambu, keamanan Rosa tidak terjamin.

"Saya juga enggak mengerti, bagaimana bisa malam-malam orang diperkenankan masuk ke Rutan. Mungkin kepala Rutannya juga tidak tahu," jelas Iskandar.

Suatu malam, Iskandar bercerita, Rosa didatangi NSR dan HSY. Kedua orang yang disebutnya sebagai kerabat Nazaruddin itu, meminta agar Rosa tidak menyebut Nazaruddin sebagai pemilik PT Anugrah Nusantara. Perusahaan itu di persidangan terpapar sebagai pemain dalam proyek Wisma Atlet. Rosa juga diminta menandatangani suatu berkas, bila menolak dia diancam dibunuh.

"Ibu Rosa kini dalam kondisi aman, sudah di bawah perlindungan KPK," jelasnya.

Pada Rabu (11/1) malam, Rosa dan pengacaranya datang ke KPK. Diduga kuat dia kini 'menginap' di KPK, berjaga adanya ancaman dari pihak tertentu. Apalagi Wamenkum Denny Indrayana sudah memberi pernyataan KPK diberi izin memiliki Rutan.

Sementara itu pengacara Nazaruddin, Elza Syarief, membantah kliennya terlibat dalam ancaman pada Rosa. Dia malah menuding, mungkin saja sang 'Ketua Besar' yang hendak dibongkar Rosa, yang melakukan ancaman.

(ndr/nrl)


Berita Terkait