Dua pasang sandal itu melayang ke depan Istana saat dilempar dari tengah-tengah kerumunan pendemo, Kamis (12/1/2012). Sandal-sandal itu mendarat di aspal jalan.
"Buka...buka...buka!" teriak para pendemo sambil menggoyang-goyangkan mobil pick up yang membawa kawat berduri.
6 Orang perwakilan pendemo dari buruh dan petani sebelumnya juga sempat bernegosiasi dengan aparat kepolisian. Namun tampaknya negosiasi itu tidak menemukan titik temu. Mereka pun kembali ke barisan.
Puluhan polisi dan Satpol PP siaga di belakang kawat berduri. Eskalasi pendemo yang menyuarakan berbagai tuntutan ini terus meningkat. Pendemo menuntut pengembalian tanah kepada rakyat, penyelamatan APBN, hingga desakan menurunkan SBY-Boediono. Seratusan orang dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) ikut bergabung dengan para buruh dan petani.
(aan/vta)











































