"Kita akan minta penjelasan kesetjenan. Kalau perlu direvisi tapi kalau sudah terlanjur nanti akan minta pertanggungjawaban secara etis dan moral," kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1/2012).
Priyo menilai anggaran Rp 20 miliar untuk merenovasi sebuah ruangan tidak masuk akal. Ia mendesak adanya transparansi anggaran yang disampaikan ke publik. "Terlalu mahal itu. Kalau memang tidak sesuai prosedur silakan periksa saja," ujar pria berkacamata ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara teoritis Setjen akan mengerjakan kalau ada yang mengusulkan, tapi dari pihak mana saya tidak tahu. Nanti akan kita cek," kata Priyo.
(aan/aan)










































