"Tidak benar FS dan BMZ meninggal di Lapas Padang," kata Kabiro Humas Kemenkum HAM Martua Batubara kepada detikcom, Kamis, (12/1/2012).
Terkait lokasi meninggalnya FS dan BMZ, pihak Kemenkum HAM telah mengecek kedua kakak beradik tersebut kepada Kalapas Padang dan Kakanwilkum HAM Sumatera Barat. Namun tidak ditemukan nama keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Dainar Sugiarto menegaskan hasil autopsi yang diterima pihaknya menunjukkan kedua kakak beradik itu tewas dengan menggantung diri di kamar mandi penjara Polsek. Sugiarto menegaskan hasil autopsi yang diterima pihaknya menunjukkan kedua kakak beradik itu tewas dengan menggantung diri di kamar mandi penjara.
"Hasil autopsi tidak diserahkan ke keluarga karena untuk penyelidikan," jelasnya.
Namun hal ini dibantah oleh pihak keluarga lewat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). YLBHI menyangsikan pernyataan polisi bahwa kedua kakak beradik, FS dan BMZ, meninggal gantung diri. Menurut mereka, keduanya telah tewas sebelum ditemukan dalam kondisi gantung diri.
"Kemungkinan mereka sudah terlebih dulu meninggal, baru kemudian digantung," kata Ketua YLBHI, Alvon Kurnia Palma.
(asp/ndr)










































