"Pukul 10.00 WIB kita panggil Menko Polhukam, Mendagri, Kapolri, Kepala Bin, KPU, dan Bawaslu. Membahas tentang situasi terakhir di Aceh menjelang pemilukada dan masalah keamanan di Aceh," tutur Ketua Tim Pemantau otsus Aceh dan Papua, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, kepada detikcom, Kamis (12/1/2012).
Para pejabat tingkat pusat ini akan dimintai penjelasan tentang kondisi terakhir pemilihan Gubernur dan Bupati se-Aceh. DPR ingin memastikan itu berjalan dengan damai dan baik.
"Karenanya kita ingin menanyakan persiapan Pemerintah dan KPU mengantisipasi kemungkinan itu dan mendorong memberi kesempatan kepada semua pihak termasuk partai Aceh untuk mengusung calonnya dalam perhelatan pemilukada tersebut," tutur Priyo.
Diharapkan tidak ada kelompok masyarakat yang terpinggirkan. Pemilu Aceh didorong agar mengakomodasi semua kalangan termasuk Partai Aceh dan kalangan lainnya.
"Setelah itu perhelatan berlangsung! siapapun yang menang harus dihormati sebagai pilihan langsung rakyat Aceh. Itu harus dihormati. Siapapaun dia dan dari kalangan manapun dia,"ingatnya.
(van/mpr)











































