Ada Ancaman Kepada Rosa Saat Akan Ungkap Siapa 'Ketua Besar'

Ada Ancaman Kepada Rosa Saat Akan Ungkap Siapa 'Ketua Besar'

- detikNews
Rabu, 11 Jan 2012 23:45 WIB
Ada Ancaman Kepada Rosa Saat Akan Ungkap Siapa Ketua Besar
Jakarta - Terpidana kasus suap Wisma Atlet Mindo Rosalina Manulang akan membongkar identitas 'Ketua Besar' pada Senin (16/1) pekan depan. Rupanya ada yang tidak senang dengan rencana tersebut. Rosa mendapat ancaman dari orang yang tidak dikenal.

"Iya (ada ancaman), ibu sudah mendapat ancaman, sejak tanggal 3 Januari kemarin beberapa hari lalu," ujar kuasa hukum Rosa, Mohammad Iskandar kepada detikcom, Rabu (11/1/2012).

Iskandar tidak mengetahui persis siapa yang mengancam kliennya itu. Namun dia menduga ancaman tersebut datang dari orang-orang yang tidak suka dengan rencana Rosa yang akan mengungkap identitas siapa yang disebut dengan 'Ketua Besar'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya kemungkinan itu ada," imbuhnya.

Saat ditanya mengenai kedatangan Rosa malam ini ke KPK, Iskandar mengaku belum mengetahui mengenai hal tersebut.

"Saya belum tahu kalau soal itu," jelasnya.

Mindo Rosalina Manulang masuk ke Gedung KPK di Jl HR Rasuna Said, Jakarta pukul 22.50 WIB. Rosa tampak didampingi oleh penyidik KPK saat akan masuk ke gedung KPK melalui pintu samping.

Rosa datang menggunakan mobil Innova dengan diikuti 2 mobil lainnya. Rosa tampak duduk ditengah diapit oleh dua penyidik pria dan satu wanita.

Saat turun, Rosa telihat menggunakan baju merah jambu dengan membawa tas besar yang diperkirakan berisi pakaian.

"Mau pemeriksaan biasa," ujar salah satu penyidik yang datang bersamaan dengan Rosa.

Informasi yang beredar, Rosa akan diinapkan di KPK malam ini. Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan bellum mengetahui perihal kedatangan Rosa tersebut.

"Saya belum tahu," jawab Johan singkat.
 
Sebelumnya, saat akan mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor Rabu (11/1), Rosa berjanji akan mengungkap siapa identitas 'Ketua Besar' dan 'Bos Besar' yang selama ini sering disebut Nazarudin.

"Oh pasti (akan dibuka)," jawabnya sambil melangkah masuk ke ruang sidang.
(mad/mpr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini