"Dari kepolisian prinsipnya siap untuk memberikan pengamanan, karena ini adalah pesta demokrasi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/1/2012).
Baharudin melanjutkan, pihaknya juga siap mengawal proses Pemilukada untuk mengantisipasi adanya tindak pidana selama berlangsungnya pemilihan calon gubernur DKI tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baharudin sendiri belum bisa memastikan berapa personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan pemilihan tersebut. Penentuan jumlah personel, kata dia, sangat tergantung dari TPS dan tingkat kerawanannya di masing-masing TPS.
Ia menambahkan, saat ini, pihak intelijen sudah mulai menyelidiki kemungkinan-kemungkinan kerawanan yang akan timbul dalam proses pemilihan kepala daerah tersebut.
"Pilkada DKI itu kan harus mengikuti tahapan-tahapan, ini masih dipersiapkan misalnya DPP, kemudian berapa jumlah pemilih, kerawanan yang timbul pada setiap tahapanan, ini masih kerja intelijen," jelasnya.
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) telah menentukan, jadwal pendaftaran calon gubernur akan dimulai pada Maret 2012. Pengambilan suara sendiri rencananya akan dilangsungkan pada Juni 2012.
Sejumlah nama-nama calon gubernur DKI Jakarta yang mencuat di antaranya Faisal Basri, Nachrowi Ramli, Fauzi Bowo, Wanda Hamidah, Nono Sampono, Husnaini dan Tantowi Yahya.
(mei/lh)











































