"Kasus ini makin menunjukkan adanya hubungan khusus antara Nazarudin cs dengan pejabat-pejabat Polri," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, kepada wartawan, Rabu (11/1/2012).
"Ini semakin meyakinkan bahwa selama ini Nazaruddin dilindungi oknum-oknum, terbukti beberapa kasusnya di kepolisian tidak diproses dengan serius," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika anggota komisi III mendatangi polisi sama saja memalukan DPR, sehingga patut dipertanyakan apa tujuan kedatangannya sebagai anggota komisi III DPR," ujarnya.
Lebih dari itu, Neta menilai, pertemuan Nasir dengan seseorang yang ia sebut sebagai 'teman' di Mabes Polri itu semakin menunjukkan pejabat polisi tidak peka dengan situasi dan kondisi psikologis masyarakat yang masih menyoroti kasus Nazaruddin.
Sekitar pukul 15.00 WIB tadi, Nasir datang ke gedung Divisi Humas Mabes Polri dan langsung menaiki tangga menuju ke lantai atas. Saat turun pukul 16.45 WIB, dia mengaku hanya bertemu teman dan membantah mengintervensi kasus Nazaruddin.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, yang berkantor di lantai dua gedung itu, membantah bertemu Nasir.
(lrn/gun)










































