Bertemu Ketua DPR, Puluhan Korban Sutet Mengaku Belum Makan

Bertemu Ketua DPR, Puluhan Korban Sutet Mengaku Belum Makan

- detikNews
Rabu, 11 Jan 2012 18:22 WIB
Jakarta - Sore ini Ketua DPR Marzuki Alie kedatangan tamu dari Sukabumi, Jawa Barat. Puluhan orang warga dari Desa Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, itu meminta Marzuki memberikan solusi atas perseteruan warga dengan pihak PLN setempat tentang keberadaan tiang listrik tegangan tinggi yang melintasi desa mereka.

Sebelum menyampaikan aspirasinya, warga mengaku belum makan sejak di Jakarta. "Kita datang ke sini kita bela-belain dari subuh Pak," ujar seorang warga saat ditemui Marzuki Alie di ruangannya, di lantai tiga gedung Nusantara III, DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2012).

Mendengar curhatan warga itu, Marzuki langsung memotong dan menanyakan apakah mereka sudah makan. "Belum pak," jawab koor beberapa warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marzuki pun langsung menunjuk staf yang berada di samping kanan dan memerintahkannya untuk membeli makanan. "Tolong kamu beli makan untuk mereka semua yah," perintah Marzuki.

Kedatangan puluhan warga dari Kampung Jayanti, Kampung Cileungsi, Kampung Sindang Rasa dan Kampung Sirnagalih di desa Citarik, Kecamatan Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat ini untuk meminta keadilan. Mereka merasa selama ini merasa diintimidasi oleh aparat TNI dan Polri agar mereka memberi izin pendirian Sutet PLN di desa mereka.

"Ganti rugi yang berikan hanya Rp 5 ribu per meter sebagai konpensasi. Kompensasi itu tidak ada kesepakatan antara PLN dengan warga," terang Erin Sanjaya, salah seorang warga Desa Citarik.

Menurutnya meski selama ini belum ada kesepakatan soal harga, tower Sutet sudah berdiri di desa mereka. Menurut warga selain kompensasi yang tidak sesuai, imbas pemasangan tower sutet juga merugikan warga di sekitarnya.

"Karena di situ ada tower, kita mau gadaikan tanah kita ke bank jadi gak laku. Bank gak mau karena lokasi tanahnya dekat Sutet," terangnya.

Atas aduan ini, Marzuki berjanji akan segera menyelesaikannya. Marzuki akan segera menyurati PLN atas aduan tersebut.

"Saya akan segera buat surat ke PLN supaya diselesaikan. Bapak ibu tenang saja secepatnya nanti akan saya minta diproses," ujar Marzuki menenangkan.

Meski belum sepenuh puas dengan jawaban ketua DPR, puluhan warga ini pun akhir meninggal lantai III gedung Nusantara III. Mereka pun masih menunggu jatah makan yang dijanjikan Marzuki.



(her/lh)


Berita Terkait