Marzuki: Jika Ada Mark Up di Renovasi Banggar, Bukan Urusan DPR

Marzuki: Jika Ada Mark Up di Renovasi Banggar, Bukan Urusan DPR

- detikNews
Rabu, 11 Jan 2012 18:19 WIB
Marzuki: Jika Ada Mark Up di Renovasi Banggar, Bukan Urusan DPR
Jakarta - Ketua DPR Marzuki Alie mengaku tidak tahu menahu soal proyek renovasi ruangan Badan Anggaran (Banggar) DPR senilai Rp 20 miliar. Marzuki pun heran dengan besarnya nilai proyek itu. Karena itu dia menegaskan kalau nanti ditemukan mark up, anggota DPR tidak bertanggung jawab.

"Teknik itu Setjen dibantu orang Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Orang BURT itu orang politik, tidak tahu apa-apa. Nanti kalau ada markup yang masuk penjara ya mereka, orang DPR nggak ada urusan," jelas Marzuki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2012).

Marzuki pun menunjuk hidung Sekjen DPR Nining Indra Saleh atas pelaksanaan proyek Rp 20 miliar itu. Dia meminta agar pihak Setjen DPR nantinya tidak menyalahkan anggota DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bu Sekjen saya pecat kalau masih menyalahkan anggota," ucapnya.

Proyek renovasi ruangan Banggar sudah dikerjakan. Proyek renovasi ruangan 10 x 10 meter itu senilai sekitar Rp 20 miliar. Pihak Setjen DPR beralasan salah satu elemen yang membuat mahal yakni kursi yang diimpor dari luar negeri.


(ndr/vta)


Berita Terkait