"Akan ada investigasi dan klarifikasi. Nanti tempat kerja akan dikunjungi, tempat tinggal, dan laporan kekayaan," kata komisioner Komisi Yudisial (KY), Taufiqurrahman Syahuri, dalam jumpa pers di Gedung KY, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2012).
Taufiq mengatakan tim investigasi akan mencari informasi-informasi dari berbagai sumber mengenai track record para calon hakim agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Taufiq, berbeda dari sebelumnya, kali ini ada calon hakim agung yang berasal dari Papua. Hal itu dikarenakan pendaftaran calon hakim agung yang sekarang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Mahkamah Agung (MA) sekarang sudah memberikan surat edaran ke daerah-daerah sehingga memberikan kesempatan kepada siapa saja yang punya kemampuan menjadi hakim agung.
"Sehingga sekarang persebarannya sudah ke seluruh Indonesia. MA sudah baik," ujar Taufiq.
(gus/vta)











































