Menara Mulia merupakan gedung mewah berlantai 23, yang disewa oleh berbagai institusi.
Tercatat beberapa kedutaan besar, maupun perusahaan multinasional ikut menyewa di gedung tersebut.
Lantai 16 tempat ditemukannya peluru tersebut disewa oleh Kedutaan Besar Brazil dan PT Sims Jaya Kaltim sebuah perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan.
Penulusuran detikcom mengenai sistem keamanan di Menara Mulia, saat kita akan memasuki halaman gedung dengan berjalan kaki, akan melewati sebuah pos keamanan. Di pos keamanan tersebut, para pengunjung akan diperiksa dan ditanyai keperluannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitupun apabila pengunjung menggunakan mobil ataupun motor, pemeriksaan detailpun dilakukan. Tempat parkir motor dan mobil yang terletak di basement gedung juga dijaga ketat. Menurut pihak keamanan standar pengamanan mereka sangat tinggi.
"Apabila barang bawaan lumayan besar seperti kotak air mineral, akan ada pemeriksaan lanjutan. Menggunakan mesin x-ray untukmengetahui barang yang dibawa," terang Kepala Keamanan Menara Mulia, Saparudin saat ditemui detikcom di Menara Mulia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2012).
Sementara itu, menurut pihak keamanan, tangga darurat lantai 16 tempat ditemukannya peluru hanya bisa diakses dari pintu darurat yang terletak di lantai 16. Pihak keamanan setempat juga masih heran, dengan bisa masuknya benda tersebut ke Menara Mulia.
(fjr/gah)











































