Selain kesakitan akibat terjatuh, warga Tambak Asri kini juga harus merasakan pengapnya hotel prodeo. Pasalnya, setelah terjungkal dua pemuda ini dibekuk petugas yang mengejarnya setelah mendengar teriakan korban.
"Zainal sendiri mengalami luka patah kaki kananya. Sedangkan Deni hanya luka lecet akibat aksi coba-coba. Keduanya ini merupakan pelaku anyar sehingga gugup saat korbannya berteriak," kata Kompol Budi Santoso, Selasa (10/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jokinya si Zainal, sedangkan eksekutornya Deni yang duduk dibelakang. Tas korban yang berisi uang Rp 365 ribu, handphone dan surat-surat pentingnya pun langsung berpindah tangan ke Deni. Dan langsung menancap gas," beber Budi.
Mengetahui tasnya di jambret, korban pun berteriak. Sedangkan Zainal memacu kendaraannya kecepatan tinggi Jalan Undaan Kulon.
"Teriakan korban ini yang membuat kedua pelaku ini gugup dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya ditambah dengan pengejaran yang dilakukan anggota reserse yang mendengar teriakan korban," imbuhnya.
Budi menambahkan, keduanya sempat mendapat pertolongan warga sekitar karena dikira korban kecelakaan. Tapi setelah didatangi anggota yang mengejar dan menjelaskan jika keduanya merupakan pelaku jambret, warga pun langsung menyerahkan ke petugas.
(fjr/fjr)











































