"Kalau kita lihat, di dewan misalnya PD muda-muda. Memang mereka masih membutuhkan jam terbang yang cukup untuk bisa berkarya lagi. Tapi mereka belajar dan mereka masih muda," ujar Andi kepada wartawan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat (10/1/2012).
Namun demikian, Menteri Pemuda dan Olah raga ini optimis kader partai Demokrat akan cepat belajar mengenai dunia perpolitikan. "Sehingga ke depan kita optimis bahwa mereka bisa berkiprah dan memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara prinsip PD melihat system proporsional terbuka sudah cukup aspiratif kepada masyarakt dan memaksa kader untuk bekerja kepada rakyat," terangnya.
"Dengan sistem proporsional terbuka maka masyarakat bisa menilai masing-masing, mau nomor berapa dan dianggap paling bagus, maka itu yang dipilih. Itu kan konsekuensi dari proporsional terbuka. Kader PD harus benar-benar bekerja memperlihatkan kinerjanya kepada masyarakat dan kemudian dalam pemilu silakan memilih yang terbaik," imbuh pria berkumis ini.
"Secara prinsip PD melihat system proporsional terbuka sudah cukup aspiratif kepada masyarakt dan memaksa kader untuk bekerja kepada rakyat," terangnya.
(mpr/lh)











































