Mantan Menhan AS Ingin Perusahaan Swasta Lindungi Hewan Langka

Mantan Menhan AS Ingin Perusahaan Swasta Lindungi Hewan Langka

- detikNews
Selasa, 10 Jan 2012 17:40 WIB
Jakarta - Mantan Menhan AS William Cohen menginginkan peran lebih dari pihak perusahaan swasta. Perusahaan swasta dinilai menjadi penyebab rusaknya hutan, tempat di mana menjadi tempat tinggal bagi flora dan fauna.

"Swasta punya tanggung jawab besar dalam menjaga keanekaragaman hayati. Hasil kegiatan mereka seperti mencemari air, dan membunuh ikan-ikan bisa membahayakan spesies-spesies tertentu," ujar mantan Menhan AS, William Cohen, dalam Indonesia Endangered Species Forum, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2012).

Cohen menambahkan, harus ada kerjasama yang lebih kuat antara sektor swasta, pemerintah dan masyarakat umum, dalam melakukan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tempat yang sama, peneliti dari Smithsonian Institute, Steve L. Monfort, mengatakan, dalam menjaga hewan-hewan dari kepunahan harus dilakukan langkah-langkah tertentu. Ia selama ini menilai, ada sebuah ketidakseimbangan antara konservasi dan pembangunan.

"Untuk mencapai keseimbangan antara konservasi dan pembangunan, harus dilakukan beberapa hal. Good governance, penegakan hukum yang baik, infrastruktur, ahli-ahli dan juga pembangunan berbasis masyarakat," terang Monfort.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Kepala Bidang Lingkungan USAID, Alfred Nakatsuma. Menurutnya pihak swasta harus berperan lebih banyak. Untuk mengoptimalkan hal tersebut, pihak swasta harus bekerja sama dengan pemerintah.

"Pihak swasta harus bisa memberikan uang mereka demi lingkungan. Mereka bisa bekerja sama dengan pemerintah maupun NGO. Mereka selain mencetak keuntungan juga harus menjadi kaum yang peduli ingkungan," ucap Nakatsuma.

(nik/gah)


Berita Terkait