"Hasi pemeriksaan sebanyak 3 kali menggunakan metode PCR menunjukkan hasil negatif," ujar anggota tim flu burung RSUP Persahabatan, dr Elina Burhan, saat ditemui detikcom, di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2012).
Elin menambahkan, saat ini sang bocah sudah dipindahkan dari ruang isolasi ke ruang perawatan anak. Namun pihaknya mengakui masih akan memeriksa lebih lanjut untuk mengetahui penyakit ASR yang sebenarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Elin, untuk mencegah flu burung hal yang paling penting adalah menjaga kebersihan. Menurutnya apabila kebersihan unggas dijaga, tidak akan mungkin terjangkit flu burung.
"Mungkin masyarakat sudah lupa tentang bagaimana harus mencuci tangan sehabis kontak dengan unggas," terangnya.
ASR merupakan keponakan dari Puguh Dwi Yanto (23), seorang warga Sunter, Jakarta Utara, yang meninggal karena diduga terkena virus flu burung, sejak Minggu lalu (8/1). Puguh meninggal setelah mengalami panas demam berkepanjangan semenjak malam tahun baru.
(nik/gah)











































