"Pelaku dugaan sementara hasil pemeriksaan saksi dilakukan oleh enam orang menggunakan jenis senjata SS1, karena ada selongsong 6 butir di TKP," kata Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Gustav Leo, kepada detikcom, Selasa (10/1/2012).
Dalam catatan Wikipedia, SS1 adalah senjata rifle standar buatan Pindad. Senjata itu berasal dari modifikasi FNC rifle agar sesuai dengan iklim Indonesia yang tropis. Senjata itu digunakan oleh aparat Indonesia, mulai dari TNI hingga polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dilempar 4 bom molotov, di lantai dua nggak terbakar, dan yang di depan rumah juga nggak terbakar," imbuhnya.
Polisi masih mengejar pelaku, termasuk mencari kemungkinan adanya kaitan aksi ini dengan teror sebelumnya.
(mad/asy)










































