PKS Akan Unjuk Rasa di KPU

PKS Akan Unjuk Rasa di KPU

- detikNews
Senin, 26 Jul 2004 07:01 WIB
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Senin (26/7/2004) pukul 09.00 WIB. Rencananya, aksi itu akan diikuti sekitar 2000-3000 kader dan simpatisan. Demikian dikatakan koordinator aksi Zainuddin Paru dan Anshori Siregar. "Insya Allah akan diikuti 2000-3000 orang," ujar Zainuddin dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (26/7/2004) pagi. Aksi itu sebagai bentuk protes atas berbagai kelalaian, kecerobohan dan arogansi KPU. Akibat dari sikap KPU itu, PKS merasa dirugikan karena ada kursi di daerah pemilihan (DP) tertentu yang hilang. "Kursi PKS di beberapa daerah pemilihan harus hilang hanya karena KPU Pusat tidak melakukan ralat atas suara PKS yang diajukan KPUD kabupaten maupun provinsi," kata Anshori dalam siaran pers yang diterima detikcom.Dia mencontohkan kasus yang terjadi di DP Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Di DP itu, PKS mengumpulkan 21.165 suara sedangkan Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) yang seharusnya memperoleh 19.256 ditulis 25.517. KPUD Simalungun kemudian mengeluarkan surat No.270/1158/KPU-Sim/2004 yang ditujukan ke KPUD Sumut dan KPU Pusat agar merevisi kesalahan penulisan itu. Hal itu dilakukan KPUD Simalungun setelah PKS menunjukkan bukti-bukti yang lengkap. Setelah menerima surat dari KPUD Simalungun, KPUD Sumut melakukan pleno untuk merevisi kesalahan itu dengan mengundang para saksi. Hasil pleno kemudian disampaikan ke KPU. Namun, permintaan revisi itu tidak ditanggapi KPU karena dalam SK 44/2004 tentang pengesahan suara parpol secara nasional tidak memuat revisi yang diajukan KPUD Sumut.Anshori menyesalkan sikap KPU yang tidak menanggapi permintaan revisi itu dan menilai KPU arogan. "KPU sangat arogan seolah mereka lambaga super body yang bisa berbuat seenaknya dan mengabaikan masukan dari pihak lain," tegasnya. (rif/)


Berita Terkait