"Ya nilainya menurut mereka seperti itu. Tapi kita juga mempunyai data betapa besar recovery aset yang dilakukan oleh KPK maupun Kejaksaan Agung, itu ratusan triliun aset-aset recovery yang berhasil diselamatkan. Itu Rp 6,7 triliun ya dibandingkan Rp 231 triliun, bayangkan saja yang berhasil diselamatkan," ujar Amir.
Hal ini ia sampaikan usai menghadiri pelantikan anggota Watimpres Albert Hasibuan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (10/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak adil kalau menilai secara sepihak, prestasi-prestasi juga perlu diperhatikan. Mana kala polisi suatu saat seandainya akibat hujatan bertubi-tubi terus mereka menjadi pasif, situasi itu akan lebih berbahaya bagi negara ini. Jadi adillah, kita harus berlaku adil, tiap-tiap masalah dibedah, diidentifikasi dengan cermat," papar mantan praktisi hukum senior ini.
Meski demikian, Amir mengaku tidak anti kritik. Kritik tentang merosotnya lembaga penegak hukum akan dijadikan motivasi untuk perbaikan.
"Tentunya kalau mengindikasikan sesuatu yang harus diperbaiki kita ambil itu menjadi energi positif untuk melakukan perbaikan," sambung politisi Demokrat ini.
(her/lh)











































