Minimarket Rawan Perampokan, Polisi Harus Tingkatkan Patroli

Minimarket Rawan Perampokan, Polisi Harus Tingkatkan Patroli

- detikNews
Selasa, 10 Jan 2012 08:47 WIB
Jakarta - Minimarket di Jabodetabek kerap menjadi sasaran perampokan. Polisi pun diminta meningkatkan patroli di daerah-daerah yang rawan. Sebab, menjadi tugas kepolisian menciptakan rasa aman pada masyarakat dan pelaku usaha.

"Polisi cenderung baru bergerak setelah ada kasus. Seharusnya polisi melakukan patroli, jadi jangan reaktif," ujar Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna kepada detikcom, Selasa (10/1/2011).

Yayat mencermati beberapa kasus perampokan yang terjadi. Mayoritas perampok menyasar minimarket yang berada di pinggir kota. Walau ada juga yang terjadi di pusat kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menunjukkan peristiwa terjadi di daerah yang kurang pengawasannya," imbuh Yayat.

Yayat pun meminta pengusaha minimarket melengkapi sistem keamanan dengan baik. Apalagi jika beroperasi 24 jam, tentunya standar keamanan harus lebih baik dari toko-toko biasa. Jika tidak bisa memenuhi standar keamanan, pemerintah daerah diminta tidak mudah memberikan izin.

"Di luar negeri itu pintu bisa menutup otomatis jika ada perampokan. Lalu ada sistem alarm dan CCTV yang bisa memantau kondisi toko. Lalu apakah minimarket sudah punya konektivitas ke polisi, dimana jika ada kejadian, polisi bisa langsung bergerak? Standar keamanan itu penting," tutupnya.

(rdf/lia)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini