Hari Ini, Pencoblosan Ulang di Ponpes Al Zaytun

Hari Ini, Pencoblosan Ulang di Ponpes Al Zaytun

- detikNews
Minggu, 25 Jul 2004 07:35 WIB
Jakarta - Rencananya, Minggu (25/7/2004) pagi ini akan digelar pencoblosan ulang di Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Pemilu ulang dilakukan karena terbukti ada pelanggaran administratif dalam proses pendaftaran calon pemilih tambahan di pondok pesantren terbesar di Asia Tenggara itu.Hal tersebut merupakan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 15 Juli lalu yang dihadiri oleh KPU Jawa Barat, KPU Indramayu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gantar dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu).Rapat pleno KPU ketika itu menyimpulkan, merujuk pada temuan-temuan Panwaslu dan laporan investigasi KPU Jabar, ditengarai sejumlah pemilih dari 13.253 pemilih yang tidak memenuhi syarat untuk terdaftar sebagai pemilih tetap mencoblos di TPS Al Zaytun.Padahal, menurut aturan, mereka yang berhak menjadi pemilih di sebuah TPS yakni secara de facto telah atau akan tinggal paling sedikit 6 bulan sejak hari-H, dan de jure yang dibuktikan dengan KTP.Kasus itu sempat menjadi pembicaraan hangat karena adanya mobilisasi pemilih dari luar ponpes. Bahkan, mobilisasi itu menggunakan sejumlah bus milik Mabes TNI hingga membuat Panglima TNI marah besar.Hasil pencoblosan di ponpes yang dipimpin AR Panji Gumilang ini juga terkesan aneh. Dari belasan ribu pemilih, 99 persen mendukung pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid. Sementara calon lainnya hanya mendapat suara tak lebih dari 30 suara.Namun pencoblosan hari ini ditengarai tidak akan berlangsung seramai pemilu 5 Juli lalu. Pasalnya, beredar rumor para pemilih di Ponpes Al Zaytun tidak akan menggunakan hak pilihnya untuk pencoblosan ulang.Selain itu, jumlah TPS yang dibangun di depan kompleks Ma'had Al Zaytun juga tidak sebanyak pemilu 5 Juli lalu. Untuk pencoblosan ulang hari ini, PPS setempat hanya membangun 39 TPS. Padahal pada 5 Juli lalu, TPS yang didirikan mencapai 83 unit. (ani/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads