Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Remaja Bugil di Depok

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Remaja Bugil di Depok

- detikNews
Selasa, 10 Jan 2012 01:10 WIB
Depok - Polisi akhirnya berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap remaja berinisial DJ alias E (16) yang ditemukan tanpa busana di Depok, Minggu (7/1) lalu. Pelaku yang berinisial RD alias Bbn (18) ditangkap petugas saat berada di kawasan Stasiun Kota.

Pelaku berhasil diamankan oleh Resmob Polresta Depok yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Febriansyah pada pukul 17.00 WIB, Senin (9/1/2011). Saat ditangkap, pelaku yang mengenakan kemaja kotak-kotak abu-abu dan celana jins, sempat memberikan perlawanan. Namun pada akhirnya pelaku berhasil diringkus 6 personel polisi.

Informasi keberadaan RD didapat polisi berdasarkan keterangan beberapa rekan RD saat dimintai keterangan oleh tim penyidik. Setelah diamankan, RD langsung dibawa menuju Polresta Depok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom, RD tiba di Polresta pada pukul 22.00 WIB. Setibanya di Polresta, pelaku tampak tak menutupi wajahnya. Ciri-ciri korban, kulit sawo matang, tinggi 165, berbadan tegap dan berambut lurus. Apa motif pelaku hingga kini masih didalami penyidik.

Seperti diberitakan sebelumnya, E ditemukan tewas dalam keadaan tanpa busana di lahan kebun jambu batu di Gang Mangga. Jenazah Emi ditemukan secara tidak sengaja oleh Ucok (40) seorang pengumpul rumput ternak.

Menurut perkiraan sementara, korban meregang nyawa karena dihantam benda tumpul. Kekerasan yang menimpa E diperkirakan terjadi pada Sabtu (7/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Selain RD, polisi juga meminta keterangan pada 7 teman tersangka dan korban yang sebelum kejadian sempat nongkrong bersama. Mereka semuanya masih berstatus sebagai saksi yang melihat terakhir kali tersangka dan korban.

Bbn diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan. E dan Bbn baru berkenalan saat malam sebelum kejadian. Menurut cerita teman-temannya, korban malam itu terakhir bersama pelaku. Bbn saat itu mengatakan akan mengantarkan DJ pulang ke rumahnya.

(lia/lia)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini