Gus Dur: Golput di Putaran II Mencapai 50-60%

Gus Dur: Golput di Putaran II Mencapai 50-60%

- detikNews
Sabtu, 24 Jul 2004 18:21 WIB
Yogyakarta - Jika prediksi yang dilontarkan Gus Dur ini benar, maka legitimasi capres yang terpilih dalam pilpres putaran kedua mendatang memang layak dipertanyakan. Ia memprediksi, dalam putaran kedua nanti, sekitar 50-60 persen pemilih tidak akan menggunakan hak pilih alias golput.Ia juga memilih golput untuk putaran kedua, seperti halnya yang dilakukan pada putaran pertama. "(Saya) tetap golput," tegas Gus Dur menjawab wartawan usai berbicara di depan Temu Alumni Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, Sabtu (24/07/2004)."Hasil analisis staf-staf saya, golput pada pemilihan presiden putaran kedua mendatang akan berkisar antara 50 persen hingga 60 persen," lanjut sang mantan presiden.Penambahan angka golput yang fantastis itu, lanjut Gus Dur, karena pilihan sikap para pemilih sendiri. Gus Dur menyatakan, keputusannya menjadi golput adalah pilihan pribadi dan tidak akan pernah memberi anjuran atau instruksi kepada siapapun untuk mengikutinya. Namun demikian, ia tidak bisa menyalahkan jika pilihan golput itu diambil oleh masing-masing pribadi.Menurut Gus Dur, alasannya tetap golput sebagai bentuk perlawanan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia pun menuntut keanggotaan KPU yang sekarang dibubarkan serta seluruh SK yang telah dikeluarkannya dicabut kembali. "Kalau (kedua) hal itu tidak dilakukan, saya akan tetap golput," tegas mantan ketua umum PBNU tersebut.Gus Dur juga mengatakan, Wiranto telah menyatakan berbagai hal berkaitan pelaksanaan pilpres. Menurutnya, jika yang disampaikan Wiranto itu benar, maka seluruh proses pemilu harus diulang. Namun tentang apa yang disampaikan Wiranto dimaksud, Gus Dur menolak memberi penjelasan. Ia hanya mengatakan persoalan itu telah disampaikan pada Kamis lalu. (ani/)


Berita Terkait