Sungai Citarum Tercemar, Ikan Mengandung Logam Berat
Sabtu, 24 Jul 2004 17:00 WIB
Purwakarta - Pencemaran air tidak hanya terjadi Teluk Buyat, Minahasa, Sulawesi Utara. Kasus serupa juga terjadi di beberapa aliran sungai Citarum, Jawa Barat, yang mengakibatkan ikan di sungai tersebut mengandung logam berat.Kepala Badan Waduk Cirata PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB), Eman Surachman, menyatakan pencemaran tersebut diduga berasal dari limbah pabrik industri tekstil di Majalaya. Ikan yang terdapat di Waduk Citara telah terkontaminasi oleh unsur timbal, seng, crom, dan air raksa."Pencemaran logam berat di Citarum bukan hanya berdampak pada kualitas ikan yang membahayakan bagi masyarakat yang mengonsumsinya. Tapi juga menyebabkan korusi pada peralatan pembangkit," katanya usai acara orientasi wartawan di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (24/7/2004).Sementara korusi yang terjadi pada pembangkit, menurut Eman, menyebabkan PT PJB harus mengeluarkan dana ekstra untuk perawatan sekitar Rp 2,5 miliar per tahun per bangkit.Waduk SigulingSementara Sekretaris Perusahaan PT Indonesia Power Lili Tjarli Tahlan menyatakan pencemaran terparah terjadi di Waduk Saguling. Waduk tersebut menerima polutan yang berasal dari domestik, industri, dan alam. "Saguling itu ibaratnya septik tank terbesar di Indonesia. Ini lebih parah dari Cirata."Dijelaskan Lili, polutan yang berasal dari alam berbentuk sufur yang berasal dari Gunung Patuha dan Tangkuban Perahu. "Akibatnya ini akan memberikan dampak yang buruk pada biota ikan. Apalagi dalam laporan terakhir ditemukan adanya kandungan merkuri. Walaupun kadarnya masih kecil tapi ini cukup berbahaya."Ditambahkan, PT Indonesia Power telah berusaha meminimalkan efek polisi tersebut dengan melakukan penghijauan. "Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengantisipasinya. Walaupun ada keterbatasan."PT Indonesia Power, lanjut Lili, juga telah melaporkan kasus pencemaran ini kepada Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun belum ada tanggapan secara resmi atas laporan tersebut.
(gtp/)











































