Amien-Siswono Juga Tolak Teken Rekapitulasi Suara Manual

Amien-Siswono Juga Tolak Teken Rekapitulasi Suara Manual

- detikNews
Sabtu, 24 Jul 2004 14:52 WIB
Jakarta - Tidak hanya saksi pasangan Wiranto-Solahuddin Wahid yang tidak mau menandatangani hasil rekapitulasi nasional pilpres I. Saksi pasangan Amien-Siswono nampaknya bakal melakukan hal serupa.Niatan itu disampaikan Koordinator Saksi pasangan Amien-Siswono. M Hafidz, kepada wartawan di arena penghitungan atau rekapitulasi nasional pilpres, Hotel Hilton, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (24/7/2004).Seperti Wiranto-Solah, alasan pasangan Amien-Siswono juga karena adanya kecurangan penghitungan suara di berbagai kecamatan dan kabupaten. Kecurangan ini menyebabkan tidak sinkornnya jumlah surat suara yang terpakai dengan jumlah suara tidak sah plus suara yang sah."Anehnya pada rekapitulasi tingkat propinsi, justru angka-angka tersebut menjadi sinkorn. Kalau data dari bawah sudah tidak sinkorn, harusnya yang di atas juga tidak sinkorn. Apa bila ternyata menjadi sinkorn, berarti telah terjadi apa-apa," kata Hafidz.Hafidz menegaskan, itu semua menunjukkan hasil rekapitulasi propinsi yang dipaparkan dalam pleno siang ini tidak ada yang bersih dari masalah.Data propinsi yang bermasalah ini, sambung Hafidz, akan menghasilkan rekapitulasi nasional yang bermasalah pula. "Jadi mengapa kami harus menandatanganinya," tukas Hafidz.Sampai pukul 14.00 WIB, pleno penetapan perolehan suara baru membahas 7 propinsi. Masing-masing, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. (djo/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini