"Hari Rabu besok kita akan undang Menkopolhukam, Mendagri, Kapolri, Kepala BIN, Ketua KPU, dan Ketua Bawaslu, dan jajarannya untuk mendiskusikan solusi terbaik untuk Aceh," ujar Ketua Pemantau Otsus Aceh dan Papua yang juga Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.
Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya dirobohkannya gardu induk listrik yang mengakibatkan Aceh padam selama beberapa waktu. Jangan hanya karena pemilukada gubernur dan bupati kemudian kita korbankan yang lebih besar, ialah kedamaian Aceh," jelas Priyo.
Priyo berharap kondisi di Aceh dapat segera normal sehingga Pemilukada dapat segera dilaksanakan secara damai.
"Kami juga memberikan usulan, pandangan kepada pemerintah agar pelaksanaan pemilukada yang ditangani KPU dan MK mengedepankan hati dalam memberi keputusan tentang pemilukada. Harus ada ikhtiar untuk memberikan apresiasi kepada para calonnya, termasuk kalau ada calon dari partai Aceh atau kelompok independen dari manapun juga agar semua pihak dapat memunculkan kontribusinya dalam pemilukada Aceh," tandasnya.
(van/did)










































