"Enggak ada. Ibu baik sajalah kalau di Pondok Bambu," ujar Adang usai rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/1/2012). Adang menjawab itu saat ditanya tentang kabar adanya ancaman dari 'orang berduit' pada Nunun.
Sebelumnya, diduga kuat ada pihak-pihak yang khawatir Nunun buka suara soal kasus suap DGS BI. Tidak heran pengacara Nunun mengaku sempat ada ancaman kepada kliennya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Mulya enggan membeberkan identitas orang-orang itu. Ancaman yang diterima dipandang cukup mengintimidasi. Dia menilai KPK pasti sudah tahu pihak yang main ancam.
Jubir KPK Johan Budi ketika dihubungi, Senin (2/1) lalu, meminta Nunun melaporkan detil ancaman yang dialaminya.
"Silakan dilaporkan. Tentu harus jelas siapa yang mengancam, kapan dan di mana ancaman itu dilakukan," tutur Johan.
(nik/nrl)










































