"Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan penduduk di sekitar yang punya kontak dengan almarhum. Tentu kita menyayangkan sampai terjadi korban. Saya menyampaikan keprihatinan dari Pemprov DKI untuk itu," jelas gubernur yang akrab disapa Foke di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (9/1/2012).
Foke juga mendapat kabar bahwa saudara korban juga ikut terserang gejala mirip flu burung. Salah satu cirinya demam panas yang tinggi. Saudara korban sudah dirawat di RS Gatot Subroto, dan akan dipindahkan ke RS Persahabatan atau RSPI Yulianti Soeroso.
"Kita juga melakukan langkah-langakh pengamanan terhadap penduduk yang ada di sekitar. Saya kira lingkungan radius tertentu harus dilakukan pengamanan, terhadap hewan dan satwa unggas yang ada di situ. Kemudian Dinkes dan Dinas Kelautan dan Pertanian akan melakukan sterilisasi di tempat-tempat yang dianggap perlu di sana," jelas Foke.
Puguh, terduga flu burung, tinggal di Jalan Baru Ancol Selatan RT 10/6 No 30 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sempat dilarikan ke RS Satyanegara, Sunter. Puguh sehari-hari bekerja sebagai tukang las di sebuah bengkel di kawasan Sunter.
Puguh sehari-hari diketahui sering kontak dengan burung merpati yang ia pelihara di sekitar tempat tinggalnya. Puguh sempat mengeluh menggigil pada malam pergantian tahun.
(ndr/nrl)











































