Menara Listrik Digergaji Orang Tak Dikenal, PLN Dirikan Tower Darurat

Menara Listrik Digergaji Orang Tak Dikenal, PLN Dirikan Tower Darurat

- detikNews
Minggu, 08 Jan 2012 18:23 WIB
Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) unit pelayanan transmisi area Lhokseumawe mendirikan tower darurat pengganti tower yang miring akibat digergaji orang tak dikenal di kawasan Seujuk, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Tower darurat itu membantu masyarakat Aceh agar tetap dapat memanfaatkan listrik, mengingat kondisi tower yang hampir ambruk.

"Sekarang lagi bikin tower darurat," kata Manager PLN Area Lhokseumawe, Defiar Anis, kepada detikcom, Minggu (08/01/2012).

Tower darurat itu, jelasnya, didirikan sekitar 10 meter dari tower yang miring. Pengerjaannya diperkirakan selesai malam ini. "Mungkin pengerjaannya sampai malam. Setelah tower selesai, langsung kita pindahkan," lanjut Defiar.

Saat pemindahan ke tower darurat nanti, listrik akan dipadamkan sekitar satu sampai dua jam. Namun, PLN telah mengantisipasinya dengan mengerahkan semua diesel yang ada di area Lhokseumawe.

"Hampir 150 diesel dikerahkan," ujarnya.

Diakui Defiar, insiden tower yang menghubungkan listrik dari Sumatera Utara (Sumut) ke Aceh ini akan dirasakan pengaruhnya oleh masyarakat Lhokseumawe sampai Banda Aceh. Sementara itu, masyarakat Sumut tidak merasakan dampak yang signifikan.

"Karena pasokan listrik dari sana (Sumut)," imbuh Defiar.

Dari insiden tersebut, tidak ada kerugian yang signifikan yang dialami PLN. Hanya saja, kerugian itu dialami masyarakat dengan padamnya listrik selama sekitar satu jam malam tadi (07/01/2012). "Itu yang kita sayangkan," tutur Defiar Anis.

Seperti diberitakan, Menara listrik tegangan tinggi di kawasan Seujuk, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu (8/1/2012) digergaji oleh sekelompok orang tak dikenal. Akibatnya menara listrik itu hampir ambruk menyentuh tanah. "Tower listrik 354 digergaji oleh orang tak dikenal. Laporan masuk ke kami pada Minggu dinihari tadi. Sampai saat ini petugas bersama tim PLN sedang di lokasi," tutur Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE saat dihubungi detikcom, Minggu (8/1/2012).

Farid mengatakan, menara di Desa Matang Siejuek Kecamatan Lhoksukon itu ditumbangkan orang tak dikenal dengan cara digergaji di bagian bawahnya. Dari empat tiang yang menyangga menara itu, para pelaku berhasil memotong dua di antaranya. Akibatnya menara menjadi condong secara ekstrim dan hampir menyentuh tanah. "Towernya condong ke selatan," tutur Farid.

(fjp/fjp)


Berita Terkait