TKI Tarlem Keluhkan Majikan yang Persulit Gajinya

TKI Tarlem Keluhkan Majikan yang Persulit Gajinya

- detikNews
Minggu, 08 Jan 2012 17:03 WIB
Jakarta - Sejak berangkat ke Jordania 13 April 2010 lalu, Tarlem binti Unus mengatakan kepada keluarganya bahwa ia mendapatkan perlakuan baik dari majikan tempat dia bekerja. Namun belakangan sang majikan mempersulit menyerahkan hak Tarlem berupa gaji bulanan.

"Awal bekerja tidak ada masalah tetapi menginjak 9 sampai 15 bulan mulai ada masalah," kata staf advokasi Migrant Care, Elly Anita, kepada detikcom, Minggu (8/1).

Sang majikan, kata Elly, mempermasalahkan sikap Tarlem yang kerap berkomunikasi dengan keluarganya di Subang, Jawa Barat. Selain itu, gaji yang harusnya diterima setiap bulan mulai dirasakan dipersulit sang majikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap minta 4 bulan gaji dikasihnya hanya separoh," kata Elly.

Tarlem berangkat ke Jordania melalui Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) Delta Rona Adiguna yang berada di Jakarta.

Elly menambahkan, saat ini pihaknya belum melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan juga Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Subang.

Hal ini dikarenakan pihak keluarga baru melaporkan kabar tersebut ke Migrant Care Jumat (6/1) lusa kemarin.

Duua lembar surat dari Kemenlu dan Disnaker Subang menyampaikan Tarlem meninggal dunia tanggal 24 November 2011. Namun di dalam surat tersebut tidak disebut sebab musabab meninggalnya Tarlem.

Menurut Elly, penyebab kematian Tarlem saat ini masih diselidiki Forensik rumah sakit di Jordania. Rencananya, jasad Tarlem tiba pukul 14.00 WIB dengan menggunakan maskapai Etihad.

Keluarga berinisiatif melakukan otopsi di RS Cipto Mangunkusumo atas jasad Tarlem karena ditengarai ada indikasi kekerasan yang dialami Tarlem.

(ahy/gun)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads