Gus Dur: KPU Organ Pemerintah yang Penuh Kepincangan Teknis
Sabtu, 24 Jul 2004 00:04 WIB
Jakarta -
Gus Dur lagi-lagi menyemprot KPU. Dia menyebut KPU sebagai organ pemerintah yang penuh kepincangan teknis."KPU menjadi sebuah organ pemerintah yang penuh kepincangan teknis. Biayanya terlalu besar untuk mempertahankan keadaan dan merumuskan kerja mereka sebagai sesuatu yang mulia. Tapi sebenarnya lebih kepada kepentingan elit politik yang ada."Demikian kata Gus Dur dalam sambutan tertulisnya sebagai Ketua Umum Dewan Syuro PKB yang dibacakan Sekjen Dewan Syuro PKB Arifin Djunaedi dalam acara Harlah ke-6 PKB di Kantor DPP PKB Kalibata Jakarta Selatan, Jumat (23/7/2004)."Hal ini jelas berbeda dengan sasaran PKB, yaitu demokratisasi yang bermuara pada perubahan mendasar dalam kehidupan bangsa," ujarnya.Menurut Gus Dur, sebuah parpol adalah alat untuk mencapai tujuan politis. Tidak seperti apa yang terjadi sekarang, yaitu parpol hanya menjadi alat bagi tujuan praktis para pemimpinnya. Tujuannya untuk mencapai jabatan dalam pemerintahan, yang dikemas sebagai "kepentingan bersama", yang sebenarnya adalah "kebutuhan sesaat", untuk memenuhi ambisi politik pribadi. Perwujudan ambisi pribadi itu adalah dengan melupakan tujuan ideal parpol."Hal-hal yang harus dirumuskan untuk menjadi sasaran PKB yaitu demokratisasi kehidupan bangsa. Sasaran itu harus diwujudkan melalui Pemilu yang jujur, terbuka, bersih. Ternyata sasaran tersebut tidak dapat diwujudkan. Karena PKB tidak dapat mengikuti Pemilu secara benar dan adil," keluhnya."Ini disebabkan oleh berbagai kecurangan dalam skala besar keberpihakan kepada peserta tertentu, dan manipulasi penghitungan suara oleh KPU," tukas Gus Dur.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































