"Ketua besar dan bos besar yang dimaksud Nazaruddin itu bukan kader Golkar," tegas Ketua FPG DPR, Setya Novanto, Sabtu (7/1/2012).
Novanto menuturkan, ia telah melakukan klarifikasi langsung ke Mekeng juga mantan Ketua Banggar Harry Azhar Aziz. Keterangan keduanya dipandang sangat meyakinkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu siapakah ketua besar dan bos besar yang dimaksud Nazaruddin? "Ya itu Nazaruddin yang pastinya sangat tahu lah," jelas Bendahara Umum Golkar ini.
Nazaruddin pernah mengungkap sejumlah istilah sepeti 'bos besar' dan 'ketua besar' dalam proyek kasus suap wisma atlet. Nah, belakangan Nazaruddin mengamini istilah 'ketua besar' merujuk kepada Ketua Banggar Malchias Mekeng.
"Iya benar. (Kalau Ketua Besar) Anggie sama Rosa yang lebih tahu," kata Nazaruddin ketika ditanya apakah benar sosok Mekeng yang disebut sebagai 'ketua besar'. Hal tersebut diungkapkannya di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu, (4/1/2011).
(van/ndr)











































