"Ini sedang ditelusuri ke agen-agen, semoga berhasil," kata Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Wahyu Hadiningrat saat dihubungi detikcom, Sabtu (7/1/2012).
Selain itu kata Wahyu, polisi juga sedang melakukan pemeriksaan nomor 11 pucuk senjata api yang ditemukan. Wahyu belum dapat memastikan senjata api ini akan digunakan untuk apa.
"Kita belum tahu, jadi belum dapat disimpulkan untuk apa dan milik siapa senjata api itu," ujar Wahyu.
Wahyu enggan menduga-duga jika senjata api itu milik mafia narkoba. Menurutnya, selagi polisi belum menangkap pemiliknya segala kemungkinan itu ada. "Kemungkinan-kemungkinan itu ada, kita tunggu dulu hasil penyelidikannya," pinta Wahyu.
Pada Selasa (3/1), polisi menyita 11 pucuk senpi, yang terdiri dari 2 pucuk revolver dan 9 pistol pabrikan berikut 161 butir peluru dan 200 gram sabu dari sebuah tabung gas. Tabung itu ditemukan seorang pengepul.
Sang pengepul, saat membawa tabung itu ke bengkel tabung, PT Bejana Agung Wajatama yang terletak di Kampung Pegadungan RT 04/10 Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, curiga karena tabung terasa berat.
Saat diperiksa ternyata berisi senpi dan sabu. Pengepul itu kemudian melapor ke polisi. Hingga kini belum diketahui motif penyelundupan barang tersebut.
(did/did)











































