Dokter Jepang: Kondisi Desertir AS Tidak Serius
Jumat, 23 Jul 2004 16:51 WIB
Jakarta - Para dokter yang merawat Charles Jenkins di Jepang mengatakan bahwa kondisi desertir tentara AS tidak serius. Ia tidak memerlukan perawatan medis yang mendesak. Namun tes lebih jauh terhadap kondisi kesehatannya masih akan dilaksanakan.Jenkins yang membelot ke Korea Utara (Korut) sejak tahun 1965, telah dirawat di rumah sakit di Jepang sejak pekan lalu. Menurut dokter-dokter Jepang, Jenkins menderita masalah pasca operasi perut yang dilakukan di Korut.AS berencana memperkarakan Jenkins yang desersi itu. Namun sejauh ini AS belum mengajukan permintaan penahanan dirinya kepada pemerintah Jepang karena alasaan kemanusiaan. Para dokter Jepang menolak menjelaskan penyakit Jenkins. Namun deputi kepala rumah sakit Jepang, Dr. Atsushi Nagai, mengatakan: "Setelah memeriksa dia, kelihatannya tidak perlu untuk perawatan medis segera," tukasnya seperti dilansir AP, Jumat (23/7/2004).Menurut Nagai, para dokter juga membicarakan hal ini dengan delegasi dari Kedutaan AS yang datang ke rumah sakit, hari Jumat ini. Belum jelas apakah dengan diagnosis terbaru dokter ini akan mendorong pejabat-pejabat AS untuk meminta ekstradisi Jenkins segera.Jenkins menikah dengan perempuan Jepang, Hitomi Soga yang pernah menjadi korban penculikan mata-mata Korut. Setelah lama terpisah, Jenkins beserta dua putrinya bertemu dengan istrinya di Jakarta beberapa waktu lalu. Indonesia dipilih sebagai tempat reuni keluarga itu karena tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Amerika Serikat.
(ita/)











































