"Ini modus baru. Ada orang yang membetulkan tabung gas. Setelah dibuka bawahnya itu las-lasan, tahunya ada senpi di dalamnya. Dua (senpi) rakitan, 9 (senpi) pabrikan, totalnya sebelas. Ada lagi sabu-sabu seperempat kilogram," kata Untung di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/1/2012).
Menurut dia, aparat kepolisian sedang menyelidikinya. "Jadi masyarakat harus waspada. Sedang dilacak darimana, siapa penjualnya dan agen-agennya sedang dilacak," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita cari, mudah-mudahanlah. Kita kan nggak tahu importirnya siapa, penjualnya siapa, sedang dilacak," lanjut Kapolda.
Pada Selasa 3 Januari 2012, polisi menyita 11 pucuk senpi, yang terdiri dari 2 pucuk revolver dan 9 pistol pabrikan berikut 161 butir peluru dan 200 gram sabu dari sebuah tabung gas. Tabung itu ditemukan seorang pengepul.
Sang pengepul, saat membawa tabung itu ke bengkel tabung, PT Bejana Agung Wajatama yang terletak di Kampung Pegadungan RT 04/10 Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, curiga karena tabung terasa berat. Saat diperiksa ternyata berisi senpi dan sabu. Pengepul itu kemudian melapor ke polisi. Hingga kini, belum diketahui motif penyelundupan barang tersebut.
(mei/aan)











































