Ki Hujan, Si Tua dari Istana yang Kokoh Diterpa Puting Beliung

Ki Hujan, Si Tua dari Istana yang Kokoh Diterpa Puting Beliung

- detikNews
Jumat, 06 Jan 2012 13:46 WIB
Ki Hujan, Si Tua dari Istana yang Kokoh Diterpa Puting Beliung
Jakarta - Tidak semua pohon di Kompleks Istana Kepresidenan tumbang atau patah akibat terpaan hujan deras dan angin puting beliung Kamis sore kemarin. Ada satu pohon yang masih kokoh berdiri, meski usianya sudah hampir satu abad lebih. Pohon apa itu?

Dia adalah pohon Ki Hujan. Pohon trembesi besar yang dikenal dengan nama latin Samanea Saman ini terletak di tengah taman Istana. Tepatnya di belakang Istana Merdeka.

Ki Hujan ini paling menonjol karena ukurannya terbesar di Istana. Diperkirakan diameter pohon lebih dari satu meter dan tingginya mencapai puluhan meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya besar, pohon ini juga paling tua. Dalam keterangan di bawah pohon tersebut, tercatat usianya yang ditanam sejak tahun 1870. Artinya, tiga tahun sebelum Istana Merdeka dibangun oleh arsitek Drossares, ki hujan telah ditanam. Pembangunan Istana Merdeka selesai pada tahun 1879.

Kamis kemarin, di saat pohon lain bertumbangan, Ki Hujan tetap kokoh berdiri. Hanya dedaunannya saja yang rontok. Tak terkecuali, ranting-ranting kecil yang berjatuhan.

Pantauan detikcom, pohon ini menjulang tinggi dengan batang bercabang-cabang. Meski ditopang oleh sejumlah tiang, pohon ini masih terlihat gagah. Dia bersanding dengan dua pohon sejenis yang ada di sekelilingnya.

Di bawah pohon ini, SBY pernah menerima penyerang kesebelasan nasional Perancis Zenedine Zidane. Terakhir, acara jamuan para atlet yang memperoleh medali saat Sea Games juga digelar di bawah pohon Ki Hujan.

"Ki Hujan yang kerap mengeluarkan tetes-tetes air seperti hujan dari batang tuanya menjadi saksi hidup kejadian di Istana," kata Wisnu Nugroho, wartawan senior yang pernah lama bertugas di Istana dalam blognya.



(mad/lrn)


Berita Terkait