Kapolsek Cilincing, Kompol Tuhana mengatakan, mayat bayi itu ditemukan oleh warga bernama Sahroni. "Mayat bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB," ujar Tuhana saat dihubungi wartawan, Jumat (6/1/2012).
Tuhana bercerita, Sahroni yang merupakan petugas kebersihan itu tengah membersihkan sampah yang menumpuk di Pintu Air Bulak Cabe RT 11/06 Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara. Di saat membersihkan, tiba-tiba ia melihat mayat bayi yang sudah mengambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Usia bayi kemungkinan masih satu-dua hari, dia masih merah," ucap Tuhana.
Penemuan bayi tersebut kemudian dilaporkan Sahroni ke aparat kepolisian. Aparat polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat bayi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.
"Mungkin (orangtuanya membuangnya karena) malu atau takut," cetus Tuhana.
Sementara, warga sekitar tidak ada yang mengakui atau mengetahui kepemilikan bayi tersebut. Diduga, bayi tersebut dibuang dari tempat lain.
"Kemungkinan dibuang dari tempat lain dan tersangkut di sini akibat terbawa arus," tutupnya.
Kasus ini masih diselidiki aparat Polsek Cilincing. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh polisi.
(mei/gun)











































