Tidak Ada Pemilih Tambahan di Al Zaytun
Jumat, 23 Jul 2004 16:06 WIB
Bandung - Untuk pelaksanaan pemilu ulang di Ma'hadz Al Zaytun, Indramayu, sampai Kamis (22/7/2004) kemarin tidak ada yang mendaftarkan diri sebagai pemilih tambahan. KPUD Indramayu akhirnya menggunakan daftar pemilih tetap yang digunakan pada pemilu legislatif kemarin.Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Hukum dan Humas KPUD Jawa Barat Heri Suherman ketika dihubungi detikcom lewat telepon genggamnya, Jumat (23/7/2004) sore. Saat dihubungi, Heri sedang berada di desa Mekarjaya, Indramayu."Sampai kemarin tidak ada yang mendaftar sebagai pemilih tambahan, sehingga jumlah yang akan mengikuti pemilu ulang di Al Zaytun tercatat sebanyak 11.565 orang," kata Heri yang juga menjabat anggota tim Asistensi KPUD Jabar untuk kasus Al Zaytun. Heri mengatakan untuk yang 11.565 orang ini adalah mereka yang tidak perlu didata lagi. Proses verifikasi untuk pendataan itu sebenarnya ditujukan untuk 13.253 orang yang merupakan pemilih tambahan pada saat pilpres kemarin.Alasannya kata Heri, sikap warga Al Zaytun yang apatis terhadap pemilu ulang ini. "Mereka bersikukuh bahwa pemilu 5 Juli kemarin adalah sah sehingga merasa tidak perlu lagi ada pemilu ulang," jelas Heri.Pelaksanaan pemilu ulang akan di lakukan pada hari Minggu (25/7/2004), bertempat di luar kompleks Al Zaytun. Hari ini PPS sedang rapat dengan KPPS setempat untuk membahas tentang pembagian logistik dan surat undangan pemilih untuk pencoblosan."Sedangkan pendirian TPS baru mulai dibangun besok, jumlah TPS yang sebelumnya 83 TPS sekarang hanya 39 TPS," kata Heri.Ketika ditanya kemungkinan boikot dari pihak Al Zaytun, Heri mengatakan hal itu tidak menjadi masalah. "Kalau tidak ada yang mencoblos, tidak jadi masala. Yang jelas raihan suara pada pilpres kemarin sudah hangus dengan adanya pelaksanan pilpres ulang," demikian Heri Suherman.
(fab/)











































