Demikian mengemuka dalam pertemuan Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran dengan Chairman Belhoul Group Dr. Juma Khalfan Belhoul, seperti disampaikan Konsul Pensosbud Adiguna Wijaya kepada detikcom, Kamis (5/1/2012).
Dalam pertemuan tersebut Konjen didampingi oleh Counsellor Ekonomi dan Sekretaris Pertama Ekonomi, sedangkan Chairman Belhoul Group didampingi oleh Direktur Belhoul Speciality Hospital, Jalal Hafeedh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain untuk grup Belhoul, pertemuan yang berlangsung di Belhoul Speciality Hospital (3/1/2012) itu juga membahas rencana kerjasama mendatangkan tenaga profesional perawat untuk rumah sakit lainnya di Dubai.
Jember
Dibicarakan juga tindak lanjut kerjasama antara Belhoul Speciality Hospital dengan RS Bina Sehat, Jember, Jawa Timur.
Kedua rumah sakit ini sebelumnya telah mengadakan penjajakan dan menyepakati mengenai proses perekrutan dan pelatihan tenaga perawat Indonesia.
Dr. Juma menginformasikan bahwa kedua pimpinan rumah sakit telah melakukan pembicaraan di Jember, Jawa Timur, Oktober 2011 lalu. Pihak Belhoul Speciality Hospital juga telah meninjau langsung sarana pusat pelatihan perawat milik RS Bina Sehat.
Berdasarkan hasil pertemuan dan peninjauan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mempersiapkan dan merekrut tenaga perawat Indonesia yang akan diberikan pendididikan dan pelatihan dalam beragam keahlian, sesuai dengan persyaratan dan permintaan kebutuhan di Dubai.
Ratusan
Di samping itu, Dr. Juma menyampaikan bahwa Belhoul Lifecare berencana akan membuka cabang baru rumah sakit Belhoul di kawasan Jebel Ali Free Zone, Dubai.
Direncanakan rumah sakit ini akan mulai beroperasi pada Maret 2012. Rumah sakit baru ini akan membutuhkan ratusan tenaga medis, staf dan tenaga perawat, yang sebagian akan didatangkan dari Indonesia.
Belhoul Lifecare, yang merupakan anak perusahaan Belhoul Group, saat ini telah memiliki 2 cabang rumah sakit di Dubai, yaitu Belhoul European Hospital (80 staf) dan Belhoul Speciality Hospital (450 staf).
Sejauh ini staf mereka masih didominasi oleh tenaga perawat asal India dan Filipina, dan belum pernah mempekerjakan tenaga perawat dari Indonesia.
Komitmen
Dalam tanggapannya, Konjen Mansyur menyampaikan dukungan penuh KJRI Dubai dan apresiasi atas kepercayaan Belhoul Speciality Hospital untuk menempatkan tenaga perawat Indonesia.
"Ini sejalan dengan komitmen pemerintah RI, melalui KJRI Dubai, untuk meningkatkan penempatan tenaga kerja formal, terlatih dan profesional Indonesia di Dubai dan wilayah emirat lainnya di UAE," ujar Konjen.
Menurut Konjen, kepercayaan pihak Belhoul Group ini merupakan salah satu indikator semakin diperhitungkannya kualitas tenaga profesional Indonesia, yang memiliki daya saing di pasar tenaga kerja internasional.
Peluang
Lanjut Konjen, sejalan dengan perkembangan Dubai sebagai hub strategis dan penting di kawasan Timur Tengah tentunya akan mendorong peningkatan kebutuhan fasilitas kesehatan yang memadai.
"Ini merupakan peluang sangat baik bagi rumah sakit di Dubai untuk mengembangkan fasilitas mereka, sementara bagi Indonesia tersedia peluang bagi para tenaga medis dan paramedisi," terang Konjen.
Konjen mengharapkan agar kerjasama antar rumah sakit Indonesia dan Dubai ini dapat mendorong peningkatan permintaan tenaga medis dan perawat Indonesia di masa akan datang.
Belhoul Group merupakan salah satu kelompok perusahaan keluarga terbesar di Dubai dan terkemuka di UAE. Grup perusahaan ini berdiri sejak 1969 dengan mengawali bisnisnya pada sektor jasa katering.
Saat ini grup Belhoul telah berkembang dengan sejumlah anak perusahaan yang bergerak di sektor kesehatan, pendidikan, perdagangan, konstruksi, manufaktur serta makanan dan minuman.
Belhoul European Hospital dan Belhoul Speciality Hospital resmi terdaftar di Department of Health Authority (DOHMS) Dubai.
(es/es)











































