Jagonya Kalah, Parpol Jateng Mulai Saling Merapat
Jumat, 23 Jul 2004 14:40 WIB
Semarang - Penghitungan suara pilpres di tingkat nasional memang belum final. Tapi melihat gelagat jagonya tak bisa lolos ke putaran II, parpol-parpol Jateng mulai saling merapat. Mereka telah ambil ancang-ancang memilih jago baru."Parpol yang jagonya kalah agaknya terlihat bersatu. Di tingkat Jateng, kita pernah kumpul-kumpul. Ya, istilahnya sama-sama merapatlah," aku Ketua DPD PAN Jateng Munawar Soleh di Universitas Diponegoro Semarang, Jl. Imam Bardjo, Jum'at (23/7/2004).Soleh yang datang dalam rangka Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI itu menambahkan dirinya tak tahu persis apakah kumpul-kumpul antarparpol yang jagonya kalah itu bisa menghasilkan kebulatan suara atau tidak. Pasalnya, semua masih menunggu hasil final penghitungan suara di tingkat nasional.Sampai sekarang, lanjut Soleh, belum ada perbincangan yang mengarah pada pemilihan sosok capres untuk putaran II. "Tapi ada kemungkinan akan mengarah ke sana. Mereka kan juga masih harus berkomunikasi dengan pusat," tandasnya.Mengenai suara PAN Jateng, Soleh mengatakan, belum ada kepastian sikap. Sepengetahuannya, pengurus-pengurus daerah malah terkesan pasrah dengan jajaran di atasnya. Mereka menyerahkan sepenuhnya dengan sikap politik propinsi atau pusat."Tim kami sudah bekerja maksimal. Hasilnya, suara jago kami meningkat banyak dibanding pemilu legislatif lalu. Tapi sepertinya perolehan suara jago kami memang belum bisa bersaing," terangnya.Pria alumnus IAIN Walisongo Semarang ini menyatakan suara-suara tambahan itu berasald ari kalangan LSM, ormas, dan juga PKS. Untuk itulah, pihaknya masih akan bersama-sama mereka putaran II. Terutama dengan parpol yang dipimpin Hidayat Nurwahid.
(nrl/)











































