Menkes: Minamata Belum Ada, yang Ada Baru Penyakit Kulit
Jumat, 23 Jul 2004 12:23 WIB
Jakarta - Menkes A.Sujudi menyatakan, sampai sekarang belum ditemukan adanya kasus penyakit minamata. Yang ada adalah penyakit kulit yang diakibatkan pencemaran.Untuk itu, Menkes meminta agar sabar menunggu hasil pemeriksaan dari tim Depkes untuk memastikan apakah yang diderita warga Teluk Buyat, Sulut, adalah minamata."Penyakit minamata yang dinyatakan itu sampai sekarang dapat dikatakan belum confirmed. Belum confirmed itu bukan berarti tidak ada," kata Menkes saat ditanya wartawan dalam jumpa pers dalam rangka Hari Anak Nasional di Dunia Fantasi, Ancol, Jakut, Jumat (23/7/2004).Dijelaskannya, Depkes telah membentuk tim yang terdiri dari para ahli, termasuk ahli minamata bernama Ratmadi dari FK UI. Dibantu tim doketr lainnya, mereka telah terbang ke Teluk Buyat."Sampai sekarang belum ada laporan karena masih dalam pemeriksaan," kata Menkes.Menkes juga menjelaskan, seseorang dapat dipastikan menderita minamata apabila mengalami ciri-ciri tertentu, misalnya ada kandungan merkuri atau arsenik dalam darahnya. "Kalau seseorang dicurigai minamata, maka kadarmerkurinya di badannya dapat diukur. Jadi harus betul-betul diperiksa, apakah itu minamata atau penyakit akibat pencemaran," urai Menkes.Menkes juga menjelaskan panjang lebar penyakit minamata yang berasal di Jepang yang menjangkiti 3.000 warga.
(nrl/)











































