"Pertama itu kita paling tidak mengapresiasi inovasi yang dilakukan teman SMK. Itu yang patut kita banggakan bahwa siswa-siswi kita mampu merakit mobil Kiat Esemka. Sebagai prestasi di bidang pendidikan itu harus kita banggakan," tutur Taufik.
Hal ini disampaikan Taufik kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya tahapan berikut ya tinggal kita harapkan lifetime service, kelayakan jalan bisa dipenuhi lebih lanjut. Kalau per hari ini sebagai inovasi hasil rakitan siswa-siswi kita ya harus kita hargai. Kita harapkan ya kondisi kendaraan Kiat SMK itu bisa lolos uji kelayakan jalan sesuai UU Lalu-lintas,"tutur Taufik.
Terakhir, Taufik berharap mobil Esemka dapat segera dijadikan industri nasional. Dengan harapan bisa dijual murah karena produksi lokal, dan pajak barang mewahnya tidak terlalu tinggi.
"Ini suatu hal yang cukup bagus. Dan kalau sudah layak jalan bisa diberikan, bahkan bisa ada branding ya itu harus dihargai untuk diproduksi masal. Artinya setelah syarat laik jalan dan syarat kualifikasi terkait standar angkutan jalan ya ini kita harap bisa terjangkau oleh masyarakat kita. Semakin maju inovasinya ya mudah-mudahan bisa lebih murah, kita harap harga on the roadnya lebih murah sehingga pajaknya juga murah,"harapnya.
(van/fjr)











































