Soal Darfur, Sudan Ingatkan Inggris & AS Tidak Ikut Campur

Soal Darfur, Sudan Ingatkan Inggris & AS Tidak Ikut Campur

- detikNews
Jumat, 23 Jul 2004 11:08 WIB
Jakarta - Pemerintah Sudan mengingatkan Inggris dan Amerika Serikat untuk tidak ikut campur dalam urusan internalnya. Peringatan ini dikeluarkan setelah Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyatakan bahwa dirinya tidak mengesampingkan untuk memberikan bantuan militer guna memerangi krisis di wilayah Darfur, Sudan Barat.Sementara AS mengedarkan draf resolusi PBB yang mengancam adanya sanksi bagi pemerintah Sudan jika pihaknya tidak menghukum para pimpinan milisi Arab di Darfur. Para milisi Janjaweed tersebut dituding melakukan pembantaian etnik terhadap penduduk suku Afrika kulit hitam di Darfur."Kami tidak butuh resolusi (PBB). Resolusi dari Dewan Keamanan hanya akan memperumit masalah," tegas Menteri Luar Negeri (Menlu) Sudan Mustafa Osman Ismail dalam kunjungan ke Paris, Perancis."Tekanan ini nyaris menyerupai peningkatan tekanan yang diterapkan pada Irak sebelum perang," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (23/7/2004).Menlu AS Colin Powell tidak mengindahkan protes Sudan tersebut. Ia berkeyakinan bahwa resolusi ini akan mendapat hasil positif di Dewan Keamanan PBB. Sekjen PBB Kofi Annan sebelumnya menyebut konflik Darfur ini sebagai krisis kemanusiaan paling buruk di dunia.PBB memperkirakan bahwa selama 15 bulan konflik tersebut telah menewaskan sedikitnya 30 ribu orang dan menyebabkan lebih dari sejuta rakyat mengungsi. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads