"Saya pesan yang ini," kata Marzuki sambil menunjuk Esemka Digdaya Pikap berwarna putih di Balai Kota Solo, Rabu (4/1/2012).
Marzukie tertarik dengan pikap Digdaya setelah terlebih dulu membandingkannya dengan SUV Esemka. Rencananya mobil tersebut akan dijadikan Marzuki sebagai kendaraan patroli pengawal (patwal) di DPR. Tidak hanya itu, warna mobil juga bakal diubahnya menjadi warna hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Esemka Digdaya pikap dilengkapi mesin kapasitas 1.500 cc bensin. Mobil tersebut sama dengan yang tersemat di model SUV Esemka. Pikap Digdaya bisa menampung 4 penumpang.
Sementara jika memesan sekarang, Marzuki baru bisa mendapatkan mobil pikap buatan siswa SMK 4 bulan lagi. "Beliau beli kita layani. Pesen sekarang dapatnya 4 bulan lagi. Kita buat khusus," kata Kepala Sekola SMKN 2 Surakarta, Susanta di tempat yang sama.
Sebelumnya, di Jakarta sesaat akan berangkat ke Solo, Marzuki berharap kelak mobil ini bisa diproduksi nasional.
"Ciptaan anak bangsa harus didukung. Saya rencanakan untuk ke lokasi, memberikan jalan agar didukung pengusaha, dibuat sebagai mobil nasional," paparnya tadi pagi.
Apakah akan membeli mobil Esemka? "Insya Allah saya beli," jawab Marzuki yang saat itu menaiki mobil dinas Toyota Crown Royal Saloon.
(ddn/nrl)











































