"Mabes Polri tidak ada perintah mendatangi seperti itu. Lagi pula untuk apa? Masa Pak Kapolri seperti itu. Jangan dibawa-bawa nama pimpinan," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Rabu (4/1/2012).
Saud mengatakan pihaknya mendukung aksi pengumpulan sandal yang merupakan buntut keprihatinan atas persidangan AAL. "Kita malah menghormati, itu kan penyampaian aspirasi keprihatinan, kita harus dukung. Amankan," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seandainya mereka datang kemari nanti kita terima, enggak boleh dibuang itu. Nanti kita salurkan kepada yang membutuhkannya. Itu kan bagi masyarakat diperlukan," tuturnya.
Posko 'Sandal untuk Kapolri' di wilayah Jatiasih, Bekasi disatroni oleh lebih dari 10 orang yang mengaku dari Kepolisian, Koramil, serta Kelurahan setempat, Rabu (4/1/2012).
Mereka menginterogasi serta menyobek kertas bertuliskan 'Posko Sandal Jepit untuk Bebaskan AAL'. Mereka yang datang sebagian besar berpakaian dinas kesatuan masing-masing. Namun, ada juga beberapa yang berpakaian sipil.
(ndr/vit)











































