"Anggaran Rp 2 miliar itu yang disediakan. Kita survey sesuai dengan tingkat kerusakan. Karena kondisi toilet itu sangat memprihatinkan dari segi keselamatan, segi kesehatan, segi kenyamanan, segi kemudahan," tutur Kepala Biro Harbangin Setjen DPR, Sumirat, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/1/2012).
Estimasi toilet yang akan diganti sekitar 220 unit. Disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toilet yang dibangun dari lantai 2-23 Gedung Nusantara I DPR. Menurut Sumirat, toilet itu termasuk berusia tua.
"Akan dibangun toilet dari lantai 2 sampai tahun 23. Yang jadi masalah itu tingkat kebersihan. Kan toilet itu sudah dibangun sejak gedung itu dibangun. Sudah 17 tahun, tapi pemeliharaan hanya kran air atau sebagian keramik. Dan itu bau, kita ingin usahakan ada perbedaan pembuangan kloset dan air," terangnya.
"Ini sifatnya renovasi kalau masih bagus tidak akan diganti. Nanti kita lihat tingkat kerusakannya kan nanti. Kegiatan dimulai tanggal 16 Januari," tandasnya.
(van/gun)











































